Pergeseran lapangan kerja di era Revolusi Industri 4.0

Image for post
Image for post

Saya tidak tahu, apakah masih ada yang belum tahu istilah Revolusi Industri 4.0. Tapi saya berharap, jika pun ada, itu tidak banyak. Karena, kita tidak bisa berharap lebih dari kalangan seperti itu. Khususnya, dalam menghadapi perubahan system kehidupan sosial saat ini.

Tulisan ini, dibuat atas rasa ‘muak’ atas beberapa isu yang tengah berkembang di tengah masyarakat. Cukup massif! Sehingga, opini tersebut seolah benar adanya.

Ya.. jika mayoritas orang berpikir dan meyakini sesuatu hal sebagai kebenaran. Maka itu akan dianggap sebagai benar. Kendati, bisa saja itu sebuah kesalahan.

Kita sering kali terjebak, dalam opini mayoritas. Yang akibat ketidak tahuan, menjadikan sebuah asumsi sebagai kebenaran.

Sistem kehidupan sosial, selalu bergerak dinamis. Dan akhir-akhir ini bergerak sangat cepat. Dan masalahnya, tidak banyak yang dapat mengikutinya.

Revolusi Industri 4.0, bukan akan terjadi. Tapi sudah terjadi. Dan kita semua berada didalamnya. Jika Anda sadar, maka itu memungkinkan Anda untuk menempatkan diri pada posisi yang tepat. Dapat mempersiapkan segala sesuatu. Agar tidak benar-benar tertinggal.

Read: https://elgrandesconocido.es/what-is-the-industrial-revolution-4-0/

Saya tidak akan berbicara banyak tentang apa itu Revolusi Industri 4.0. Jika Anda belum begitu yakin tahu tentang itu, Anda dapat searching di Google. Cari tahu dulu, baru nanti kembali kesini lagi. Karena, tulisan ini lebih fokus tentang bagaimana cara cari duti di era tersebut.

Revolusi Industri 4.0. Identik dengan istilah Internet of Things, Big Data, Cloud Computing, dan Mechine Learning. “Industri 4.0” adalah tentang produksi barang dengan lebih mudah, cepat, dan murah.

Dan sebagian besar, akan dikerjakan dengan system otomatis. Artinya, semakin sedikit membutuhkan tenaga manusia.

Jadi, jangan heran, jika kemudian beberapa pekerjaan konvensional, akan diambil alih oleh robot. Segala sesuatu pekerjaan yang bersifat rutinitas, jelas akan lebih efektif dikerjakan oleh robot. Ketimbang manusia. Seperti Anda dan saya.

Fakta pengambil-alihan pekerjaan konvesional

Anda lihat, saat ini, pintu gerbang jalan tol. Anda perhatikan, bagaimana system pembayaran dilakukan secara otomatis. Anda hanya menempelkan kartu, dan system akan menghitung berapa jumlah yang harus Anda bayar. Sistem lalu memotong saldo yang ada dalam kartu tol Anda. Dengan tepat. Dilakukan secara otomatis, dan nyaris tanpa kesalahan.

Itu bentuk nyata. Betapa efektifnya, mesin dalam melakukan pekerjaan rutin. Ini adalah salah satu lapangan pekerjaan konvesional yang diambil-alih oleh system.

Mesin tidak butuh tunjungan hidup. Selain dari energy agar dapat bekerja. Dan tidak pula membutuhkan pesangon, jika tidak digunakan lagi. Tidak pula perlu adanya tunjangan pensiun. Jadi jelas tidak akan merepotkan di kemudian hari.

Demikian juga pekerjaan-pekerjaan di pabrik. Sebagian besar sudah diambil alih oleh mesin.

Anda jangan bilang ini tidak adil. Ini adalah tuntutan kebutuhan dari efektivitas, kinerja, dan kecepatan. Jika Anda menggerutu karena fakta ini, artinya Anda tidak siap dengan perubahan yang terjadi. Dan jika Anda tidak segera mengambil sikap, Anda akan semakin tersisih dikemudian hari. Lalu berteriak-teriak di jalan, kehidupan serba sulit. Lapangan pekerjan semakin sempit.

Fakta tentang lapangan pekerjaan

Sekali lagi, ada perubahan besar yang terjadi dalam kehidupan sosial masyarakat dunia. Termasuk dari sector lapangan pekerjaan.

Jadi, intinya, lapangan pekerjaan bukan berkurang. Tapi berubah bentuk! Anda yang masih mencari pekerjaan secara konvensional, jelas tidak akan melihat potensi pekerjaan baru. Makanya, menggerutu, lapangan pekerjaan sekarang sulit.

Pada tulisan kali ini, saya akan mengulas sedikit dari sekian banyak lapangan pekerjaan baru. Dan itu benar-benar menjanjikan. Ketika Anda siap!

Kualitas diri, memegang peran penting dalam hal ini. Anda harus berkualitas. Jika tidak, kesempatan akan diambil oleh orang-orang yang mempunyai hal lebih dari Anda.

Yang jelas, sebentar lagi, melalui tulisan ini, Anda akan melihat bahwa segala sesuatunya lebih dimudahkan. Bahwa ada begitu banyak sector yang menunggu SDM (Sumber Daya Manusia) berkualitas. Karena, sampai detik ini, kebutuhan tenaga kerja masih sangat besar dari kata cukup.

… Pekerjaan diciptakan

Jika Anda merasa cemas, ambil napas dalam-dalam; kami pernah ke sini beberapa kali sebelumnya, termasuk awal 1980-an.

Saat itulah gadget baru yang mengkilap bernama personal komputer memasuki rumah dan kantor, mengubah cara dan tempat orang bekerja. McKinsey memperkirakan bahwa antara 1980 dan 2015, pengenalan PC memindahkan 3,5 juta pekerjaan di AS — tetapi juga menciptakan 19,2 juta pekerjaan baru. Secara global, termasuk Indonesia juga mengalami dampak yang sama.

Sejauh ini, berdasarkan pengalaman, saya melihat pertumbuhan lapangan kerja yang serupa dari Industry 4.0.

“Jika sejarah adalah panduan,” catat para peneliti McKinsey, “kita bisa berharap delapan hingga sembilan persen dari 2030 permintaan tenaga kerja, akan berada dalam jenis pekerjaan baru. Yang belum pernah ada sebelumnya.”

Dalam laporan Future of Jobs 2018, World Economic Forum (WEF) memperkirakan, pertumbuhan lapangan kerja yang kuat di sektor-sektor baru seperti AI, robot, dan blockchain — tetapi juga di posisi non-teknologi. Seperti, layanan pelanggan, penjualan, pemasaran, pelatihan dan pengembangan keterampilan.

Jika beberapa hal yang dulu adalah sesuatu yang mustahil, sekarang malah dapat begitu mudah dilakukan. Jarak dan waktu, yang dulu harus dibeli dengan begitu mahal, sekarang dalam sekejap dapat dituntaskan oleh solusi tehnologi.

Anda punya handphone? Anda punya akun media sosial? Jika jawabannya iya, maka Anda dapat menjual barang dan layanan jasa Anda, bahkan pada orang di belahan dunia lain! Dalam sekejap!…

Ini fakta.. Dan saya sudah merasakannya. Yang juga akan saya tulis dalam tulisan ini, tentang cara kerjanya.

Yang jelas, pekerjaan saat ini dapat Anda ciptakan. Dan itu memungkinkan terjadi, karena tehnologi.

Transformasi pekerjaan

Dari hasil riset McKinsey, diperkirakan 75, hingga 375 juta orang, harus beralih pekerjaan. Dan mempelajari keterampilan baru pada tahun 2030.

Ini adalah fakta, adanya transformasi dan perubahan tempat kerja yang substansial untuk semua sector pekerjaan.

Untuk transisi system kerja ini, pengusaha, pemerintah, dan karyawan di seluruh dunia, harus benar-benar siap. Ini juga berdasarkan analisis WEF.

Diatas sudah dijelaskan, pengusaha mencari cara efektif dalam berproduksi, salah satunya, mengantikan manusia dengan mesin. Untuk memotong biaya tenaga kerja.

Lalu dimanakah para manusia. Jika berbagai pekerjaan runtin, seluruhnya diambil alih oleh mesin.

Panik? Jika jawabannya, iya! Bagus, itu langkah awal untuk berubah dan mempersiapkan diri. Bukan malah turun kejalan. Melawan hukum alam. Yang senantiasa bergerak dinamis.

Bidang pekerjaan yang naik daun

Sebenarnya, setiap bidang yang yang cenderung menggunakan, tetap membutuh manusia. Namun, semua tetap membutuhkan inovasi baru. Ini mungkin beberapa bidang itu;

Developer Aplikasi

App Developer adalah bidang pekerjaan berupa pembuatan dan mengembangkan software. Pekerjaan ini membutuhkan kemampuan bahasa pemrogaman. Agak berbeda dengan web programmer, produk ini berbentuk aplikasi. Yang sering Anda download melalui smartphone.

Pekerja jenis ini, dituntut buat memahami algoritma dan logika pemerograman. Seperti Java, HTML, Ruby, dan lainnya.

Memang, ketika Anda sekolah dikejururan ini, itu lebih bagus. Tapi, sebenarnya, anda dapat belajar diluar sekolah. Bahkan, beberapa orang yang belajar otodidak melalui internet, bisa menjadi ahli. Yang paling penting, keinginan untuk belajar, Karena, itu modal dasar untuk bisa apa pun.

Web Developer

Dalam dunia bisnis modern, untuk menjangkau pasar, Anda harus dapat dengan mudah dicari di internet. Apa pun bentuk bisnis, walau pun menjual secara local dan offline, orang-orang cenderung mencari informasi terlebih dahulu melalui internet.

Nah, salah satu untuk mudah ditemukan di internet, eksistensi Anda secara digital, dapat diwakili melalui website. Dan sebagian besar pelaku bisnis, memahami ini. Sehingga, mereka butuh web developer untuk membuat dan mengembangkan website bisnis mereka.

Bekerja sebagai Web Developer, perlu kemampuan memahai HTML, back-end developer, front-end, HTML, CSS, dan lainnya.

Salah satu dari pekerjaan web developer adalah layanan jasa pembuatan website profesional. Dan pengembangannya, agar mencapai target dan sasaran web itu sendiri di buat.

Apakah keahlian dibidang ini sulit? Jawabannya tidak, jika Anda punya keinginan untuk belajar. Walau pun Anda tidak sekolah di bidang ini, Anda tetap bisa belajar melalui internet. Internet telah memudahkan segala. Internet bukan hanya penyedia situs porno yang bebas download saja. Anda harus tahu itu, internet adalah gudang ilmu. Murah bahkan nyaris gratis.

Anda tidak percaya? Saya saat ini penyedia layanan jasa pembuatan website. Belajar secara otodidak di internet. Dan telah mendapat cukup banyak pekerjaan pengembangan website. Baik dari kalangan swasta maupun instansi pemerintah. Modalnya, mau belajar juga.

Content Creator

Content creator saat ini adalah lapangan pekerjan yang membutuhkan banyak tenaga kerja. Baik ditingkat local maupun global. Anda yang menguasai bidang profesi apa pun, dapat terjun dalam dunia ini. Namun harus cukup mempuni bidang softskill.

Tuntutan utama sebagai content creator adalah; kreativitas dan keahlian komunikasi yang tinggi. Sehingga dapat memproduksi karya berkualitas. Yang menginspirasi dan mempengaruhi. Jika Anda mampu, peluang besar era Revolusi Industri 4.0. menunggu Anda.

Teman saya, tinggal di kampung. Di daerah Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. Dia hanya memiliki kemampuan desain logo. Menggunakan aplikasi coreldraw bajakan. Masuk ke salah satu marketplace dunia. Sebagai freelancer.

Untuk satu pekerjaan pembuatan logo, ia dibayar hingga ribuan dollar. Anda kalikan sendiri, berapa jumlahnya, jika 1.000 USD dirupiahkan. Tanya langsung orangnya, jika tidak percaya. Ini webnya; https://misteradli.com/

Sekali lagi, kuncinya mau belajar.

Content Writer dan Copywriter

Pekerjaan Content Writer adalah membuat tulisan. Itu intinya. Artinya, Anda harus bisa menulis. Saya kira, ini pekerjaan yang sangat mudah. Masa sudah bertahun-tahun sekolah, menulis saja tidak bisa? Jadi, apa yang Anda pelajar selama sekolah? Wajar saja, jika Anda menganggap lapangan pekerjaan sulit.

Ya.. lapangan pekerjaan untuk orang yang tidak bisa apa-apa memang sulit.

Saya benar-benar memperlihatkan pada Anda, tentang ada begitu banyak peluang uang, hanya dengan Anda bisa menulis saja.

Anda bisa memasuki berbagai marketplace. Baik skala lokal di Indonesia maupun global. Setiap detik, ada begitu banyak kebutuhan untuk layanan jasa penulisan artikel.

Ada sederet marketplace yang menyediakan space untuk pekerja freelancer. Modalnya, Anda bikin akun disana, lalu ketika ada owner mempublikasi project, Anda ajukan diri, untuk mengerjakannya.

Anda bisa coba saja ke project.co.id, Sribulancer, fiverr.com, dan masih banyak lagi.

Jika kemampuan menulis Anda baik, saat pemberi pekerjaan puas, Anda bisa dikontrak menjadi penulis tetap.

Saya, sampai saat ini banyak menggunakan jasa freelancer dalam memenuhi kebutuhan konten. Untuk pengembangan website client.

Spesialis Media Sosial

Siapa yang sekarang tidak punya akun media sosial. Agak sudah untuk mencarinya. Khususnya kalangan muda. Ada banyak peluang untuk orang-orang creative. Media sosial, saat ini dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan.

Para pemilik bisnis, memanfaatkan untuk kampanye iklan. Nah.. Anda mungkin bisa mengambil peluang itu.

SEO (Search Engine Optimization) Spesialist

SEO Specialist adalah bidang yang membutuhkan banyak tenaga kerja. Ini adalah tentang kemampuan mengoptimasi website untuk mendapat peringkat dihalaman mesin pencari.

Tugas utamanya adalah, memahami strategi optimasi website. Dan memiliki kemampuan mengikuti update informasi cara kerja algoritma Google.

Pekerjaan ini, lebih pada kreatvitas dan keinginan untuk belajar. Sepanjang pengalaman saya menjadi penyedia layanan jasa SEO profesional, sebagian besar praktisi SEO, belajar otodidak.

Berbagai pelaku bisnis yang menjual produk atau layanan jasa secara online, pasti butuh tenaga yang mahir SEO.

Digital Marketing

Kita harus sepakat bahwa, berbagai aktivitas saat ini, telah beralih ke dalam dunia digital. Setiap detik, berbagai kesepatakan hingga transaksi, dilakukan secara online.

Pekerjaan di bidang Digital marketing, meliputi kemampuan Strategi Media Sosial, SEO, Content Creator, dan lainnya. Ini memungkinkan promosi secara digital dapat bekerja. Bidang pekerjaan ini, masih sangat membutuhkan banyak SDM.

Kesimpulan

Saya kira, tulisan akan menjadi sangat panjang, jika saya uraikan secara detil. Karena, dari beberapa bidang diatas. Itu masih bisa dipecah menjadi beberapa specialist tertentu.

Sedikit saya sebut, salah satunya, di bidang SEO, bahkan Anda bisa hanya menjadi specialist penjualan backlink/tautan.

Anda bisa baca; Apa itu SEO?

Anda tahu apa itu backlink? Itu adalah link yang ditempatkan pada konten di website, yang saat Anda click mengarahkan Anda pada URL tertentu. Ini hanya bagian dari contoh kecil, yang masih bisa dipecah menjadi specialist lagi.

Intinya, Anda tidak akan pernah kehilangan potensi duit. Jika mengetahui salah satu caranya. Dan cara-cara konvensional, sudah mulai tersisih. Berganti dengan cara baru.

Peluang kerja, tidak pernah berkurang. Setiap bertambahnya jumlah penduduk, makin bertambah pula kebutuhan. Dan itu secara otomatis, menambah peluang kerja baru.

Pertanyaannya, Anda berada dimana? Berada pada posisi, tahu bahwa ada sesuatu yang Anda belum ketahui? Atau Anda tidak tahu, apa yang belum Anda ketahui.

Originally published at https://worldtimeserver.co.

Written by

Saya adalah pekerja di https://www.garuda.website/ sebuah web developer dan Jasa SEO Profesional. Saya menyukai proses pekerjaan dalam optimasi website

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store